Toyota dikabarkan tengah menyiapkan SUV listrik tiga baris untuk pasar Amerika Serikat, yang tak hanya berdiri sendiri, tetapi juga akan memiliki versi premium dari merek mewahnya, Lexus.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar Toyota dalam memperkuat lini kendaraan listrik, khususnya di segmen SUV keluarga berukuran besar yang kini semakin diminati.
Berdasarkan berbagai laporan industri yang juga dilansir dari Electrek, Lexus tengah bersiap meluncurkan generasi terbaru TX yang diduga kuat akan hadir dalam versi full listrik. Model ini diproyeksikan menjadi versi lebih mewah dari SUV listrik tiga baris milik Toyota yang dikenal sebagai Highlander BEV.
Meski belum diumumkan secara resmi, indikasi kuat datang dari pendaftaran nama dagang seperti “Lexus TZ 450e” dan “Lexus TZ 550e” di Eropa. Hal ini memperkuat sinyal bahwa Lexus sedang menyiapkan varian SUV listrik baru untuk bersaing di segmen premium.
SUV listrik Lexus tersebut diperkirakan akan berbagi platform dengan Toyota Highlander BEV, yang dijadwalkan mulai diproduksi di Amerika Serikat pada akhir 2026.
Highlander versi listrik ini menjadi model EV pertama Toyota yang diproduksi di Negeri Paman Sam, menyusul investasi besar senilai 800 juta dolar AS untuk модерnisasi pabrik di Kentucky.
Dari sisi teknis, Highlander BEV dibangun menggunakan platform TNGA-K yang telah dimodifikasi untuk kendaraan listrik, dengan fokus pada efisiensi dan ruang kabin yang lebih luas.
Toyota akan menawarkan dua pilihan baterai untuk Highlander BEV, yakni 77 kWh dan 95,8 kWh. Kedua varian tersebut diperkirakan mampu menempuh jarak hingga 287 mil (sekitar 462 km) dan 320 mil (sekitar 515 km).
Untuk performa, tersedia dua konfigurasi penggerak yaitu Front-wheel drive (FWD) dengan tenaga 221 hp dan All-wheel drive (AWD) dengan tenaga hingga 338 hp.
Dimensi bodinya juga tergolong besar dengan panjang hampir 5 meter, menjadikannya ideal untuk keluarga yang membutuhkan ruang kabin luas hingga tiga baris kursi.
Toyota diperkirakan akan memasarkan Highlander BEV mulai akhir 2026 dengan harga awal sekitar 50.000 dolar AS. Sementara itu, versi Lexus sebagai model premium diprediksi akan meluncur tak lama setelahnya, yakni akhir 2026 atau awal 2027, dengan banderol mulai 60.000 dolar AS.
Sebagai model mewah, SUV listrik Lexus ini kemungkinan akan menawarkan fitur lebih lengkap, material interior premium, serta teknologi keselamatan dan hiburan terbaru.
Jika resmi meluncur, SUV listrik tiga baris dari Lexus akan masuk ke segmen yang semakin ramai. Beberapa pesaing utama yang sudah lebih dulu hadir antara lain Hyundai IONIQ 9, Kia EV9, Volvo EX90, hingga Rivian R1S.
Persaingan di segmen ini diprediksi akan semakin sengit, mengingat tingginya permintaan terhadap SUV listrik berkapasitas besar dengan fitur premium.