Arsip Tag: Doa

Doa Sholat Tahiyatul Masjid, Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya dalam Islam

[ad_1]

Persiapan Sebelum Sholat

1. Memastikan Kesucian Diri

Sebelum melaksanakan sholat tahiyatul masjid, pastikan dalam keadaan suci dari hadas kecil dan besar. Jika belum berwudhu, laksanakan wudhu terlebih dahulu dengan sempurna.

2. Adab Memasuki Masjid

Ketika memasuki masjid, laksanakan adab-adab berikut:

a. Masuk dengan Kaki Kanan Sebagaimana disebutkan dalam “Fikih Ibadah”: “Ketika masuk masjid disunnahkan untuk memulai dengan kaki sebelah kanan, dan ketika keluar dengan kaki sebelah kiri.”

b. Membaca Doa Masuk Masjid Terdapat beberapa doa yang dapat dibaca ketika masuk masjid:

Doa Pertama:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allaahummaghfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika

“Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.”

Doa Kedua:

أَعُوذُ بِاللهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A’uudzu billaahil ‘azhiimi wa bi wajhihil kariimi wa sulthaanihil qadiimi minasy syaithaanir rajiim

“Aku berlindung kepada Allah Yang Mahaagung, kepada Dzat-Nya Yang Mulia, dan kepada kekuasaan-Nya yang qadim dari godaan setan yang terkutuk.”

Langkah-langkah Pelaksanaan Sholat

1. Takbiratul Ihram dan Niat

  • Berdiri menghadap kiblat dengan khusyuk
  • Angkat kedua tangan sejajar dengan telinga
  • Ucapkan “Allahu Akbar” sambil membaca niat di dalam hati
  • Letakkan tangan kanan di atas tangan kiri di dada

2. Rakaat Pertama

a. Membaca Doa Iftitah (Sunnah)

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ وَتَبَارَكَ اسْمُكَ وَتَعَالَى جَدُّكَ وَلاَ إِلَهَ غَيْرُكَ

Subhaanakallahumma wa bihamdika wa tabaarakasmuka wa ta’aalaa jadduka wa laa ilaaha ghairuka

b. Membaca Ta’awwudz

أَعُوذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

A’uudzu billaahi minasy syaithaanir rajiim

c. Membaca Surat Al-Fatihah Bacalah surat Al-Fatihah dengan tartil dan penuh penghayatan.

d. Membaca Surat Pendek Disunnahkan membaca surat Al-Kafirun pada rakaat pertama.

e. Rukuk dengan Tuma’ninah Rukuk dengan tenang sambil membaca tasbih rukuk minimal tiga kali.

f. I’tidal Bangkit dari rukuk dengan membaca “Sami’allaahu liman hamidah, Rabbanaa wa lakal hamd.”

g. Sujud Pertama Sujud dengan tuma’ninah sambil membaca tasbih sujud.

h. Duduk di Antara Dua Sujud Duduk dengan tenang sambil membaca doa:

رَبِّ اغْفِرْ لِي رَبِّ اغْفِرْ لِي

Rabbighfir lii rabbighfir lii

i. Sujud Kedua Laksanakan sujud kedua seperti sujud pertama.

3. Rakaat Kedua

Laksanakan rakaat kedua dengan cara yang sama seperti rakaat pertama, dengan disunnahkan membaca surat Al-Ikhlas setelah Al-Fatihah.

4. Tasyahud Akhir

Setelah sujud kedua pada rakaat kedua, duduk untuk tasyahud akhir:

a. Bacaan Tasyahud

التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ لِلّهِ. السَّلاَمُ عَلَيْكَ أَيُّهَا النَّبِيُّ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. السَّلاَمُ عَلَيْنَا وَعَلَى عِبَادِ اللهِ الصَّالِحِيْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

At-tahiyyaatul-mubaarakaatush-shalawaatuth-thayyibaatu lillaah. As-salaamu ‘alaika ayyuhan-nabiyyu wa rahmatullaahi wa barakaatuh, as-salaamu ‘alainaa wa ‘alaa ‘ibaadillaahhish-shaaliihiin. Asyhadu an laa ilaaha illallaah, wa asyhadu anna Muhammadar Rasuulullaah.

b. Shalawat kepada Nabi

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ

Allaahummaa shalli ‘alaa sayyidinaa Muhammad

5. Salam

Akhiri sholat dengan salam ke kanan dan kiri:

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ

Assalaamu’alaikum wa rahmatullaah

[ad_2]

Panduan Praktis agar Doa Cepat Dikabulkan, Jangan Lewatkan Langkah Penting Ini

[ad_1]

Agar doa kita lebih berpeluang untuk dikabulkan, penting untuk memperhatikan adab dan tata cara berdoa yang benar. Berikut ini adalah beberapa panduan yang dapat diikuti:

1. Bersuci dan Menghadap Kiblat

Sebelum memulai doa, pastikan tubuh, pakaian, dan tempat dalam keadaan suci. Jika memungkinkan, ambillah wudhu terlebih dahulu. Kemudian, arahkan badan menghadap kiblat sebagai bentuk penghormatan kepada Allah SWT.

2. Memulai dengan Pujian kepada Allah

Awali doa dengan memuji Allah SWT. Ucapkan kalimat seperti “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin” (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam) atau pujian lainnya yang menunjukkan keagungan Allah.

3. Bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Setelah memuji Allah, lanjutkan dengan bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini bukan hanya sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah, tetapi juga dapat menjadi perantara agar doa kita lebih mudah dikabulkan.

4. Mengangkat Tangan

Mengangkat kedua tangan setinggi bahu atau dada saat berdoa merupakan sunnah Rasulullah SAW. Gerakan ini melambangkan kerendahan hati dan pengharapan kita kepada Allah SWT.

5. Berdoa dengan Suara yang Lembut

Allah SWT menyukai doa yang dipanjatkan dengan suara yang lembut dan penuh kekhusyukan. Hindari berteriak atau mengeraskan suara secara berlebihan saat berdoa.

6. Yakin dan Optimis

Berdoalah dengan penuh keyakinan bahwa Allah SWT akan mengabulkan permohonan kita. Optimisme ini penting untuk menunjukkan kepercayaan kita terhadap kekuasaan dan kasih sayang Allah.

7. Tidak Tergesa-gesa

Jangan terburu-buru dalam berdoa. Ambillah waktu untuk merenungkan makna dari setiap kalimat yang diucapkan. Rasulullah SAW mengajarkan untuk mengulang doa sebanyak tiga kali sebagai bentuk kesungguhan.

Akhiri doa dengan mengucapkan hamdalah (Alhamdulillah) dan bershalawat kembali kepada Nabi Muhammad SAW. Ini sebagai bentuk syukur atas kesempatan berdoa yang telah diberikan.

[ad_2]

Doa Ini Direkomendasikan Para Ulama, Baca Bakda Ashar di Hari Jumat!

[ad_1]

loading…

Dari Imam As-Syarani disebutkan bahwa siapa yang membaca dua bait kalimat ini setiap hari Jumat , Allah akan mewafatkannya dalam keadaan Islam. Foto ilustrasi/ist

Ada doa yang direkomendasikan para ulama dan dianjurkan untuk didawamkan bakda (setelah) salat Jumat, khususnya bakda salat Ashar sangat mustajab. Rasakan faedahnya yang luar biasa!

Dari Sayyidah Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang membaca (setelah salat Jumat ) surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Nas sebanyak tujuh kali, Allah akan mengindarkannya dari keburukan (kejahatan) sampai Jumat berikutnya.

Sebenarnya banyak doa yang bisa dipanjatkan di waktu tersebut. Boleh berdoa dan memohon apa saja kepada Allah SWT. Akan tetapi ada juga beberapa doa yang direkomendasikan para ulama untuk diamalkan di hari Jumat ini.

Seperti dikutip dari Imam As-Sya’rani bahwa siapa yang membaca dua bait kalimat ini setiap hari Jumat , Allah akan mewafatkannya dalam keadaan Islam. Lafaz doanya:

إِلٰـهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً • وَلاَ أَقْوٰى عَلَى نَارِ الْجَحِيْم

Ilaahii Lastu lil Firdausi Ahlaa, wa Laa Aqwaa ‘Aalaa Naaril Jahiimi

Artinya: “Wahai Tuhanku! Aku bukanlah ahli surga, tapi aku juga tak kuat di neraka Jahim”.

فَهَبْ لِي تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِي • فَإنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيْمِ

Fa Hablii Taubatan Waghfir Zunuubii, Fa Innaka Ghaafirudzdzambil ‘Azhiimi

[ad_2]

Kumpulan Doa Agar yang Masih Melajang Segera Menikah, Cek di Sini!

[ad_1]

loading…

Kumpulan doa agar disegerakan dapat jodoh dan melangsungkan pernikahan ini penting diketahui kaum Muslim. Karena selain dengan usaha, kita diharuskan berikhtiar kepada Allah SWT dengan berdoa. Foto ilustrasi/ist

Kumpulan doa agar disegerakan dapat jodoh dan melangsungkan pernikahan ini penting diketahui kaum Muslim. Karena selain dengan usaha, kita diharuskan berikhtiar kepada Allah SWT dengan berdoa.

Sebagaimana firman Allah SWT :

وَالَّذِيۡنَ يُؤۡتُوۡنَ مَاۤ اٰتَوْا وَّ قُلُوۡبُهُمۡ وَجِلَةٌ اَنَّهُمۡ اِلٰى رَبِّهِمۡ رٰجِعُوۡنَ

Wallaziina yu’tuuna maaa aataw wa quluubuhum wajilatun annahum ilaa Rabbihim raaji’uun

“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina’.” (QS Al Mukmin : 60)

Dikutip dari buku Dahsyatnya Puasa Sunah oleh H. Amirulloh Syarbini, Hj. Lis Nur’aeni Afgani, dan Ruang Kata, berikut bacaan doa agar cepat menikah atau mendapat jodoh

اللهم إلى أريد أن الزوج فقدر لي من النساء اعفهن فرجا واحفظهن لي في نفسها وفى مالى وأوسعهن رزقا واعظمهن بركة وقدرلي ولدا طيبا تجعله خلقا صالحا في حياتي وبعد مماتی

Allahumma innii uriidu an atazawwaja faqaddirli minan-nisaa’i a’affahunna farjan wa ah-fazhahunna lii nafsihaa wa fii maalii wa aus’ahunna rizqan wa’azhamahunna barakatan wa qaddirlii waladan thayyiban taj’alahu khalafan shaalihan fii hayaatii wa ba’da mamaatii.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku ingin menikah. Takdirkanlah untuk ku perempuan/pria yang paling baik dalam menjaga kesuciannya, paling baik dalam menjaga dirinya terhadapku dan terhadap hartaku, paling luas rizkinya, dan paling besar keberkahannya. Dan takdirkanlah untukku seorang anak yang baik hingga Engkau jadikan dia keturunan yang shaleh semasa hidupku dan setelah kematianku.”

[ad_2]