Arsip Tag: Indonesia

Shin Tae-yong Terbuka Kembali Latih Timnas Indonesia, Bersedia Tolak Tawaran Negara Lain

[ad_1]

loading…

Shin Tae-yong Terbuka Kembali Latih Timnas Indonesia, Bersedia Tolak Tawaran Negara Lain

PELATIH asal Korea Selatan, Shin Tae-yong mengaku terbuka untuk melatih Timnas Indonesia lagi. Shin bahkan menegaskan akan menolak tawaran lain jika Indonesia bersungguh-sungguh ingin mendatangkannya lagi.

Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia kosong setelah PSSI berpisah dengan Patrick Kluivert. Kesepakatan PSSI dengan pelatih asal Belanda itu terhenti setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026.

Kini, PSSI tengah mencari pelatih anyar untuk menggantikan Patrick Kluivert. Nama-nama besar mencuat seperti Frank De Boer, Louis van Gaal, hingga kemungkinan kembalinya Shin Tae-yong.

Baca Juga: Alex Pastoor Buka Suara usai Dipecat: Negara Peringkat 119 Dunia Tidak Realistis Lolos Piala Dunia
Shin sendiri mengaku belum ada tawaran dari PSSI untuk kembali melatih Timnas Indonesia. Dia menegaskan, saat ini belum ada tawaran resmi meski banyak rumor bertebaran.

“(Tawaran) dari Indonesia (PSSI)? Tidak. Belum pernah ada telepon atau tawaran resmi sama sekali. Belum ada sama sekali,” kata Shin dikutip dari Goalpost, Selasa (21/10/2025).

[ad_2]

Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 Dibantai Klub Kampus 2-15

[ad_1]

loading…

SEA Games 2025: Calon Lawan Timnas Indonesia U-23 Dibantai Klub Kampus 2-15. Foto: IST

Timnas Myanmar U-23 akan menjadi salah satu lawan Timnas Indonesia U-23 di Grup C cabang sepak bola SEA Games 2025. Skuad muda berjuluk The Asian Lions itu baru saja menuntaskan pemusatan latihan (TC) di Jepang sebagai bagian dari persiapan menuju ajang olahraga terbesar se-Asia Tenggara tersebut.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia U-23 tergabung di Grup C bersama Myanmar, Filipina, dan Singapura. Secara di atas kertas grup ini terlihat tidak terlalu berat, namun tetap menjadi tantangan tersendiri bagi Garuda Muda karena mereka akan melakoni lebih banyak pertandingan dibandingkan tim-tim dari grup lain seperti Thailand dan Vietnam.

Menjelang turnamen, Myanmar U-23 menunjukkan keseriusannya dengan menggelar TC di Jepang selama periode FIFA Matchday Oktober 2025.

“Timnas Myanmar U-23 selesaikan pemusatan latihan di Jepang sebagai bagian dari persiapan menuju SEA Games 2025. Timnas Myanmar U-23 menjalani pemusatan latihan di Jepang selama FIFA Matchday Oktober,” tulis akun The Asean Football di Instagram, Selasa (21/10/2025).

Baca Juga: Pelatih Singapura Ngeri Satu Grup dengan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025

[ad_2]

Pelatih Singapura Ngeri Satu Grup dengan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025

[ad_1]

loading…

Pelatih Singapura Ngeri Satu Grup dengan Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2025. Foto: straitstimes.com

JAKARTA – PELATIH Timnas Singapura U-23 , Firdaus Kassim, mengakui rintangan yang dihadapi timnya sangat berat karena tergabung bersama Timnas Indonesia U-23 di fase grup SEA Games 2025. Meski begitu, dia menolak pasrah.

Sebagaimana diketahui, Singapura tergabung dalam Grup C bersama Timnas Indonesia U-23, Myanmar, dan Filipina. Bagi skuad berjuluk Young Lions itu, ini menjadi tantangan berat.

Pasalnya, Singapura langsung bersua sang juara bertahan Timnas Indonesia U-23. Ditambah, kontestan di Grup C akan menjalani laga lebih padat ketimbang tim dari dua grup lainnya yang hanya diisi oleh tiga negara.

Baca Juga: Hari Ini PSSI Umumkan Pelatih Baru Timnas Indonesia?
Bicara soal undian grup, Kassim menyadari lawan-lawan yang dihadapi Singapura sangat berat. Namun, dia menegaskan skuad Young Lions antusias menghadapi tantangan tersebut.

“Kami tahu tantangan yang akan dihadapi. Lawan-lawan yang berat, tapi kami menyambut tantangan ini dengan antusias,” kata Kassim, dilansir dari The Straits Times, Selasa (21/10/2025).

Kassim tidak ingin ambil pusing mengenai bagaimana peluang Singapura lolos dari fase grup. Dia lebih memilih untuk fokus mempersiapkan timnya dengan baik.

[ad_2]

Pernyataan Patrick Kluivert usai Dipecat dari Timnas Indonesia, Masih Belum Minta Maaf

[ad_1]

loading…

Pernyataan Patrick Kluivert usai Dipecat dari Timnas Indonesia, Masih Belum Minta Maaf

PATRICK Kluivert angkat bicara usai mengakhiri kerja sama dengan PSSI sebagai pelatih Timnas Indonesia. Dia mengaku kecewa karena gagal membawa Skuad Garuda lolos, namun masih belum menyampaikan permohonan maaf kepada publik Tanah Air atas dosanya tersebut.

Pada Kamis (16/10) siang WIB, PSSI resmi mengakhiri kerja sama dengan Kluivert dan tim kepelatihan asal Belanda dari seluruh level Timnas Indonesia. Keputusan ini dibuat menyusul kegagalan Skuad Garuda melaju ke putaran final Piala Dunia 2026.

Baca Juga: Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Dipecat karena Gelombang Kritik

Kluivert pun bereaksi usai didepak dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia. Legenda sepak bola Belanda itu kecewa karena gagal membawa Skuad Garuda terbang tinggi. Namun, dia mengaku tetap bangga dengan kinerjanya selama 10 bulan bersama Timnas Indonesia.

“Meskipun saya sangat kecewa dan menyesal karena kita tidak berhasil lolos ke Piala Dunia, saya akan selalu bangga dengan apa yang telah kita bangun bersama,” tulis Kluivert dalam instagramnya, Kamis (16/10/2025).

Lebih lanjut, Kluivert menyampaikan terima kasihnya kepada PSSI, pemain, dan seluruh suporter yang selalu memberikan dukungan penuh. Meski karier kepelatihannya singkat, dia tetap bangga bisa menjadi bagian dari Timnas Indonesia.

[ad_2]

Profil David van Weel, Menlu Belanda yang Minta Maaf karena Patrick Kluiverth Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia

[ad_1]

loading…

Patrick Kluiverth meminta maaf kepada rakyat Indonesia karena Patrick Kluiverth gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia. Foto/X/@ministerBZ

AMSTERDAM – Menteri Luar Negeri Belanda David van Weel meminta maaf kepada masyarakat Indonesia karena Patrick Kluiverth gagal membawa Indonesia ke Piala Dunia.

Namun, Van Weel menyatakan kebanggaannya atas kehadiran pelatih Belanda, Patrick Kluivert, yang saat ini memimpin tim nasional Indonesia. “Sebagai warga Belanda, saya tentu bangga melihat legenda sepak bola kami, Patrick Kluivert, berperan dalam kesuksesan olahraga Indonesia,” kata Van Weel.

Profil David van Weel, Menlu Belanda yang Minta Maaf karena Patrick Kluiverth Gagal Bawa Indonesia ke Piala Dunia

1. Pernah Jadi Pejabat NATO

Melansir situs NATO, David van Weel menjabat sebagai Asisten Sekretaris Jenderal NATO untuk Inovasi, Hibrida, dan Siber dari November 2020 hingga Juli 2024. Dalam kapasitas ini, beliau menjabat sebagai penasihat utama Sekretaris Jenderal dalam upaya mempertahankan keunggulan inovatif NATO, serta dalam semua isu yang berkaitan dengan tantangan teknologi, pertahanan Siber, dan ancaman Hibrida, serta implikasinya yang luas terhadap keamanan Aliansi.

Divisi Inovasi, Hibrida, dan Siber juga berfokus pada tantangan keamanan yang muncul seperti risiko terhadap keamanan energi, dampak keamanan dari perubahan iklim, dan pengamanan infrastruktur bawah laut yang krusial.

Tim ini juga berfokus pada pengembangan dan perlindungan teknologi yang sedang berkembang dan disruptif seperti kecerdasan buatan, komputasi kuantum, dan bioteknologi untuk memastikan Aliansi mempertahankan keunggulan teknologinya. Divisi ini juga mengelola Program Sains untuk Perdamaian dan Keamanan NATO, yang mendorong dialog dan kerja sama praktis antara NATO dan negara-negara mitra melalui penelitian ilmiah, serta beberapa dana program yang berfokus pada inovasi teknologi.

Baca Juga: Israel Buka Lagi Penyeberangan Rafah Sesuai Rencana, Turki Kirim Bantuan Lewat Kapal

2. Pernah Berkarier sebagai Tentara Angkatan Laut

Sebelum bertugas di NATO, David van Weel menjabat sebagai Penasihat Kebijakan Luar Negeri dan Pertahanan Perdana Menteri Belanda (2016-2020). Penunjukan ini menyusul karier panjangnya di Kementerian Pertahanan Belanda, yang berpuncak pada perannya sebagai Direktur Urusan Internasional dan Operasi/Direktur Kebijakan (2014-2016), setelah menjabat sebagai Kepala Kabinet Menteri Pertahanan dan Sekretaris Tetap (2012-2014).

[ad_2]

Latih 500 UMKM Go Digital, Kadin Gandeng Google dan YouTube Indonesia

[ad_1]

loading…

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Komunikasi dan Digital, Clarissa Tanoesoedibjo menjelaskan, bahwa pada tahun pertama program, Kadin menargetkan sekitar 500 UMKM untuk mengikuti pelatihan intensif yang mencakup peningkatan keterampilan digital. Fot

JAKARTA – Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia menggandeng Google dan YouTube Indonesia untuk melatih ratusan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih siap bersaing di era digital . Program ini menjadi bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani kedua pihak untuk mempercepat transformasi digital sektor UMKM.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Komunikasi dan Digital, Clarissa Tanoesoedibjo menjelaskan, bahwa pada tahun pertama program, Kadin menargetkan sekitar 500 UMKM untuk mengikuti pelatihan intensif yang mencakup peningkatan keterampilan digital, strategi pemasaran daring, serta pemanfaatan platform e-commerce dan video online.

“Kami ingin membantu UMKM Indonesia memanfaatkan teknologi digital agar bisa memperluas pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperkuat daya saing,” ujar Clarissa di Menara Kadin, Rabu (15/10/2025).

Baca Juga: Kadin dan Google Indonesia Kebut Digitalisasi UMKM, Ini Fokus Utamanya

Melalui kolaborasi ini, UMKM akan mendapatkan akses ke berbagai pelatihan praktis, termasuk program YouTube Shop Negeri yang mempertemukan kreator konten dengan pelaku usaha untuk mempromosikan produk secara langsung di platform YouTube.

Clarissa menambahkan, pelatihan ini juga menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional, yang kini telah memberikan kontribusi lebih dari 50 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.

“Ekonomi digital terbukti menjadi pendorong pertumbuhan nasional. Karena itu, peningkatan literasi dan keterampilan digital bagi UMKM menjadi kunci agar mereka tidak tertinggal,” tegasnya.

[ad_2]

Operasional Membaik, Garuda Indonesia Optimistis Raup Untung di 2026

[ad_1]

loading…

Pelan tapi pasti, PT Garuda Indonesia (Persero) (GIAA) Tbk mulai menyelesaikan masalah keuangan, dampak pandemi COVID-19. Kini muncul harapan baru, maskapai pelat merah ini bakal meraup untung. Foto/Dok

JAKARTA – Pelan tapi pasti, PT Garuda Indonesia (Persero) (GIAA) Tbk mulai menyelesaikan masalah keuangan, dampak pandemi COVID-19. Kini muncul harapan baru, maskapai pelat merah ini bakal meraup untung mulai tahun depan.

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Wamildan Tsani menyatakan, optimistis Garuda Indonesia mampu membalikkan keadaan. Dari maskapai penerbangan yang didera utang jumbo, menjadi perusahaan sehat yang meraup profit dan berkontribusi besar untuk negara.

“Akhir tahun 2026, Garuda Indonesia harus bisa mencetak profit. Ini sesuai arahan presiden bahwa Garuda Indonesia harus menjadi lebih besar, melayani rakyat dan dikenal di internasional,” terangnya di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga: Tingkat Keterisian Garuda Indonesia Group Capai 88% di Tengah Animo MotoGP Mandalika 2025

Agar Garuda Indonesia mampu mendulang profit, memang bukan perkara mudah. Cukup banyak masalah yang harus diatasi. Saat ini Garuda Indonesia menguasai 30% pangsa pasar, dan targetnya naik menjadi 50% dalam waktu cepat.

“Target naik menjadi 50 persen dalam lima tahun ke depan, serta memastikan melayani rute-rute yang untung,” kata Wamildan.

Untuk menguasai pasar, tak ada pilihan kecuali Garuda Indonesia harus menambah armada. Sebagai gambaran saja, jumlah pesawat Garuda Indonesia sebelum pandemi COVID-19, mencapai 140 unit. Namun kini tersisa 50% saja, atau 70 unit pesawat yang beroperasi.

[ad_2]

Kenapa Patrick Kluivert Enggan Minta Maaf usai Gagal Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026?

[ad_1]

loading…

Kenapa Patrick Kluivert Enggan Minta Maaf usai Gagal Loloskan Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026?

JAKARTA – Publik sepak bola Indonesia masih menunggu permintaan maaf dari Patrick Kluivert setelah kegagalan Timnas Indonesia menembus putaran final Piala Dunia 2026. Namun, pelatih asal Belanda itu memilih tidak melontarkan kata “maaf” secara eksplisit. Sebaliknya, ia menegaskan bahwa seluruh kegagalan tersebut menjadi tanggung jawab sebagai pelatih kepala.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Senin (13/10/2025), Kluivert menyampaikan pesan panjang yang bernada reflektif. Ia mengaku merasakan kekecewaan yang sama dengan para pendukung Garuda setelah dua kekalahan beruntun di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia—masing-masing dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1).

“Dear Indonesia, saya merasakan rasa sakit dan kekecewaan yang sama seperti kalian. Kekalahan dari Arab Saudi dan Irak adalah pelajaran pahit, namun juga pengingat betapa tinggi mimpi yang kita gantungkan. Sebagai pelatih kepala, saya bertanggung jawab penuh,” tulis Kluivert.

Alih-alih menyesali hasil, mantan bintang Barcelona itu lebih memilih untuk menyoroti proses dan dedikasi tim. Ia menegaskan bahwa para pemain dan staf sudah memberikan segalanya, dan perjalanan hingga babak keempat merupakan capaian bersejarah bagi sepak bola Indonesia.

“Kami telah memberikan segalanya dengan hati, dengan disiplin, dan dengan kebersamaan. Kita memang tidak berhasil mencapai Piala Dunia 2026, tetapi kita telah menetapkan standar baru yang bisa kita bangun dengan keyakinan,” ujarnya.

[ad_2]

Prabowo Hadir di KTT, Indonesia Konsisten Dukung Perdamaian dan Rekonstruksi Gaza

[ad_1]

loading…

Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh menandai konsistensi Indonesia mendukung upaya perdamaian dan rekonstruksi Gaza. Foto/BPMI Setpres

JAKARTA – Kehadiran Presiden Prabowo Subianto di Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh menandai konsistensi Indonesia mendukung upaya perdamaian dan rekonstruksi Gaza. Diketahui, KTT Gaza ini digelar di International Congress Centre, Sharm El-Sheikh, Republik Arab Mesir, pada Senin, 13 Oktober 2025.

Forum internasional ini mempertemukan para pemimpin dunia dalam rangka menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza, menandai berakhirnya konflik berkepanjangan dan dibukanya lembaran baru menuju stabilitas di kawasan Timur Tengah.

Baca juga: Bersejarah! Prabowo Saksikan Penandatanganan Perjanjian Perdamaian Gaza

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald J. Trump dalam keterangannya menyampaikan bahwa kesepakatan yang dicapai merupakan hasil kerja sama panjang berbagai pihak di kawasan dan dunia internasional.

[ad_2]

Sosok Luar Biasa dari Indonesia

[ad_1]

loading…

Presiden AS Donald Trump terus memberikan pujian kepada Presiden RI Prabowo Subianto di tengah KTT Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, Senin, pada 13 Oktober 2025. Foto/BPMI Setpres

JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus memberikan pujian kepada Presiden RI Prabowo Subianto di tengah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Senin, 13 Oktober 2025. Suasana ruang konferensi ini pun terasa hangat dan bersejarah.

Di tengah sorotan dunia terhadap berakhirnya konflik panjang di Gaza, para pemimpin dunia berkumpul untuk menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang, sebuah momentum bersejarah di kawasan Timur Tengah dan dunia.

Baca juga: Bersejarah! Prabowo Saksikan Penandatanganan Perjanjian Perdamaian Gaza

Usai penandatanganan, Trump memberikan keterangan pers di hadapan awak media internasional. Dengan gaya khasnya, Trump menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pemimpin dunia yang hadir dan berperan dalam terwujudnya kesepakatan tersebut.

“Bersama dengan kita adalah Presiden Prabowo, sosok luar biasa dari Indonesia,” ujar Trump, sembari menoleh ke arah Presiden Prabowo Subianto yang berdiri di antara para pemimpin negara lain. Dalam momen itu, kedua Kepala Negara melangkah mendekat dan berjabat tangan.

Pernyataan Trump tersebut menggambarkan pengakuan dan penghargaan terhadap peran penting Indonesia dalam diplomasi perdamaian kawasan.

[ad_2]