Arsip Tag: Jakarta

1 Korban Ledakan SMAN 72 Jakarta Masih Dirawat di ICU RS Yarsi

[ad_1]

loading…

Korban ledakan di SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih menjalani perawatan di RS Yarsi Jakarta Pusat. Informasi terkini, terdapat total 15 korban dirawat, 1 di antaranya di ruang ICU. Foto/Istimewa

JAKARTA – Korban ledakan di SMAN 72 Jakarta di Kelapa Gading, Jakarta Utara, masih menjalani perawatan di RS Yarsi Jakarta Pusat. Informasi terkini terdapat total 15 korban yang dirawat, 1 di antaranya di ruang ICU.

Korban yang dirawat di ruang ICU mengalami kondisi luka cukup serius termasuk luka bakar, sehingga sudah dilakukan tindakan operasi. Sementara itu, 13 korban lainnya masih menjalani rawat inap dengan kondisi yang dikeluhkan yaitu telinga berdengung akibat trauma ledakan yang terjadi.

13 korban telah dicek oleh dokter spesialis THT dan akan dilakukan observasi lanjutan jika memang diperlukan. Sementara, 1 korban lainnya diperbolehkan untuk rawat jalan.

Baca Juga: Fasilitas SMAN 72 Kelapa Gading Terdampak Ledakan Segera Diperbaiki

Menteri Sosial Saifullah Yusuf juga akan meninjau langsung para korban yang dirawat di RS Yarsi. Mensos akan meninjau korban di RS Yarsi setelah melakukan peninjauan ke RS Islam Jakarta Cempaka Putih.

[ad_2]

Hujan Deras di Jakarta, 4 RT dan 3 Ruas Jalan Masih Tergenang Malam Ini

[ad_1]

loading…

Jalan tergenang di kawasan Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Foto/Istimewa

JAKARTAHujan deras kembali mengguyur Jakarta pada sore hingga malam ini. Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) DKI Jakarta melaporkan masih terdapat 4 RT dan 3 ruas jalan di Jakarta yang tergenang banjir hingga pukul 21.00 WIB ini.

“BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 4 RT dan 3 ruas jalan,” kata Kapusdatin BPBD DKI Mohamad Yohan dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).

BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di setiap wilayah dan mengoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan. Dilakukan pula upaya memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama dengan para lurah dan camat setempat serta menyiapkan kebutuhan dasar bagi penyintas.

Baca Juga: Macet Parah Imbas Hujan Deras, Layanan Transjakarta Terdampak

“Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat,” ujarnya.

[ad_2]

BPBD Minta Warga Pesisir Utara Jakarta Waspada Banjir Rob hingga 28 Oktober

[ad_1]

loading…

BPBD Provinsi DKI Jakarta meminta warga di pesisir Utara Jakarta untuk waspada potensi banjir rob periode 22-28 Oktober 2025. Foto/SindoNews

JAKARTA – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta meminta warga di pesisir Utara Jakarta untuk waspada potensi banjir rob periode 22-28 Oktober 2025. Banjir Rob diduga dipicu dengan fenomena fase bulan baru.

“Waspada banjir pesisir, 22-28 Oktober,” tulis laman Instagram @bpbddkijakarta dikutip, Kamis (23/10/2025).

“Adanya fenomena pasang maksimum air laut bersamaan dengan fenomena fase Bulan Baru yang berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum berupa banjir pesisir atau rob di wilayah pesisir utara Jakarta pada pukul 09.00-14.00 WIB,” tambahnya.

Baca juga: Banjir Rob Ancam Rendam Wilayah Pesisir hingga 4 November 2025, Ini Daftar Daerah Terdampak

BPBD telah memetakan wilayah yang berpotensi dilanda banjir rob di antaranya Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, dan Kepulauan Seribu. “Warga diimbau agar dapat mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut yang berpotensi terjadinya banjir pesisir (Rob),” jelasnya.

Lebih lanjut, BPBD meminta warga tetap memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman: bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut. Bila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112.

(cip)

[ad_2]

Pramono Tegaskan Kenaikan Kasus ISPA hingga Influenza di Jakarta Bukan Pandemi

[ad_1]

loading…

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kenaikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga influenza di Ibu Kota bukan pandemi. Foto/SindoNews

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kenaikan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) hingga influenza di Ibu Kota bukan pandemi. Menurutnya, Covid-19 kini seperti flu biasa.

“Mengenai Covid-19 dan influenza. Kalau di Jakarta, saya memastikan bukan menjadi pandemi. Memang ada satu, dua dan sekarang ini Covid-19 seperti flu,” kata Pramono di Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (22/10/2025).

Pramono mengakui masyarakat tetap mendatangi fasilitas kesehatan (faskes) dan berhasil segera disembuhkan. “Beberapa memang akhirnya ada yang di puskesmas, ada yang di rumah sakit, dan mereka segera bisa disembuhkan. Jadi bukan seperti yang Covid-19 ketika yang seperti yang lalu, sekarang ini sudah seperti flu dan memang beberapa terjadi,” ucapnya.

Baca juga: Pramono Akui Kasus ISPA hingga Flu di Jakarta Naik

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) mencatat total 1.966.308 kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Jakarta sejak Januari hingga Oktober 2025, dengan peningkatan jumlah kasus yang mulai teridentifikasi sejak Juli 2025.

[ad_2]

Kenapa Cuaca Jakarta dan Sekitarnya Terasa Panas? Ini Penjelasan BMKG

[ad_1]

loading…

Warga menggunakan payung saat cuaca panas di Jakarta. Foto/Dok SindoNews/Arif Julianto

JAKARTA – Beberapa hari terakhir, wilayah Jakarta dan sekitarnya terasa panas. Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG ) Guswanto memberikan penjelasan terkait meningkatnya suhu panas yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya tersebut.

Guswanto menjelaskan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan suhu udara terasa lebih menyengat dari biasanya. Pertama, pergeseran semu matahari ke wilayah selatan Indonesia, yang meningkatkan intensitas radiasi matahari di wilayah Indonesia bagian selatan.

“Minimnya tutupan awan, sehingga sinar matahari langsung menyentuh permukaan bumi tanpa banyak hambatan. Kemudian masa pancaroba, yaitu peralihan dari musim kemarau ke musim hujan, yang biasanya ditandai dengan suhu udara yang tinggi dan cuaca yang tidak menentu,” kata Guswanto kepada wartawan, Selasa (14/10/2025).

Baca Juga: BMKG Pastikan Suhu Panas Jakarta Melebihi Laju Pemanasan Global

Guswanto menuturkan, pihaknya memprediksi bahwa cuaca panas ekstrem ini akan mulai mereda pada akhir Oktober hingga awal November 2025, seiring dengan masuknya musim hujan dan meningkatnya tutupan awan.

[ad_2]

Prabowo Tiba di Jakarta usai Hadiri KTT Perdamaian Gaza

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai menghadiri KTT Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir. Pesawat Kepresidenan RI-1 mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025). Foto: Binti Mufarida

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang digelar di Sharm El-Sheikh, Mesir. Kehadiran Prabowo menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung perdamaian dan rekonstruksi Gaza.

Pesawat Kepresidenan RI-1 yang membawa Prabowo mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025).

Baca juga: Trump ke Prabowo di KTT Perdamaian Gaza: Luar Biasa, Kerja Bagus!

Setibanya di Halim, Prabowo disambut sejumlah pejabat negara di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Kemudian, Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

[ad_2]

Kanwil KemenHAM Jakarta Tegaskan Komitmen Perlindungan Anak

[ad_1]

loading…

Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Ratna Dumasari. Foto/Istimewa

JAKARTA – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) DKI Jakarta menggelar Rapat Persiapan Tindak Lanjut Rekomendasi Pelaporan Konvensi Internasional HAM tentang Hak Anak pada Senin (13/10/2025). Hal tersebut dalam rangka memperkuat komitmen terhadap pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil KemenHAM DKI Jakarta Ratna Dumasari menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk untuk menyusun langkah strategis dan mengoordinasikan peran lintas instansi terkait Rekomendasi Pelaporan Konvensi Internasional HAM tentang Hak Anak. “Melalui forum ini, kita ingin mengidentifikasi tantangan, menghimpun masukan, dan merumuskan langkah tindak lanjut yang konkret,” katanya.

Mewakili Kepala Kantor Wilayah, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Fitriadi Agung Prabowo menekankan pentingnya perhatian serius terhadap empat isu utama hak anak, yaitu perlindungan, pendidikan, kesehatan, dan rasa aman dalam beraktivitas. “Memastikan hak anak terpenuhi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral negara. Ini adalah problematika serius yang membutuhkan gagasan dan kolaborasi,” ujarnya.

Baca juga: Bertemu Komnas HAM India, Natalius Pigai Ingin Penguatan Institusi Hak Asasi Manusia

Fitriadi berharap hasil diskusi dapat menjadi rekomendasi di tingkat nasional sekaligus memberi contoh bagi daerah lain, dengan menegaskan bahwa Jakarta harus mampu menjadi role model dalam isu perlindungan anak. Pada kesempatan yang sama, Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DPPAPP) menegaskan komitmennya terhadap perlindungan anak.

Membawakan materi Kebijakan dan Strategi Perlindungan Anak di Provinsi DKI Jakarta, Yunita Siska Diniati menyampaikan bahwa sebagai kota metropolitan dengan lebih dari 10 juta penduduk, Jakarta memiliki tanggung jawab besar dalam pemenuhan hak anak. Dengan 31 persen penduduk berusia 0–19 tahun, perlindungan dan pengasuhan anak menjadi prioritas utama daerah.

[ad_2]

8 Ribu Peserta Ramaikan Ajang Lari Crystalin RunXperience 2025 Jakarta

[ad_1]

loading…

JAKARTA – Ajang lari Crystalin RunXperience 2025 sukses digelar di kawasan Lippo Mall Nusantara dengan diikuti lebih dari 8.000 pelari. Angka ini meningkat drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya menarik sekitar 3.600 peserta.

Ajang lari yang kini jadi bagian gaya hidup masyarakat Indonesia itu menghadirkan kategori lengkap, mulai dari 2,5K Fun Run, 5K, 10K, hingga Half Marathon 21K. Khusus untuk half marathon, rute yang melewati flyover Antasarimenjadi daya tarik utama, menyajikan panorama Jakarta dari ketinggian.

Tak hanya soal lari, penyelenggara juga menghadirkan pengalaman berbeda bagi peserta. Mulai dari race village indoor-outdoor yang terhubung langsung dengan mall, hingga eksplorasi kuliner di Nusantara Foodcourt bertema Betawi, Jawa, dan Tionghoa. Semua ini menambah warna tersendiri bagi ribuan pelari maupun pengunjung.

Marketing Director Crystalin, Wijoyo Setionegoro, menyebut antusiasme tahun ini jadi bukti bahwa lari sudah bertransformasi menjadi gaya hidup sehat masyarakat. Dia pun berharap ajang ini dapat menjadi magnet tersendiri bagi para pelari.

“Lebih dari 8.000 peserta, naik dua kali lipat dari event pertama kami. Ini menunjukkan lari bukan sekadar olahraga, tapi sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakat Indonesia,” ujar Wijoyo dalam keterangannya, Minggu (12/10/2025).

[ad_2]

Pengurus Baru LDII Jakarta Diharapkan Terus Bersinergi dengan Pemprov

[ad_1]

loading…

Suasana Muswil X LDII Jakarta. Foto/Istimewa

JAKARTA – Imam Basori menjadi Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DKI Jakarta 2025-2030. Pengurus baru LDII Jakarta diharapkan terus bersinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta .

Imam Basori menyampaikan doa dan harapan agar LDII senantiasa diberkahi dalam setiap langkah. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada para senior yang telah membangun LDII dan menanamkan nilai-nilai kebaikan selama 20 tahun terakhir.

“LDII saat ini memang berbeda dengan dua dekade silam, sehingga tugas kita kini adalah meneruskan segala kebaikan yang telah ada, dengan semangat baru dan tekad kuat untuk memperkuat kontribusi organisasi bagi umat dan bangsa,” kata Imam, dikutip Minggu (12/10/2025).

Sebelumnya, LDII Jakarta menggelar musyawarah lima tahunan untuk mengevaluasi program kerja sekaligus memilih pemimpin dan kepengurusan baru periode 2025-2030. Acara bertema “Meningkatkan Kualitas SDM Profesional Religius untuk Mewujudkan Kota Global dan Berbudaya” itu digelar di Grand Ballroom Minhaajurrosyidin, Jakarta, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga: Kemenag Gandeng LDII Jakarta Latih Ratusan Juleha untuk Penyembelihan Hewan Kurban

[ad_2]

Alternatif Tinggal di Luar Jakarta, Kawasan Mandiri Tawarkan Solusi Hunian Bagi Anak Muda

[ad_1]

loading…

Kawasan mandiri di kota satelit atau pinggiran kota bisa jadi pilihan cerdas, harga lebih terjangkau, namun fasilitas dasar tetap lengkap. Foto/Dok

JAKARTA – Banyak Zilenial (Gen Z dan Milenial muda) bermimpi punya rumah di kawasan mandiri yang lengkap fasilitasnya tanpa harus terjebak cicilan seumur hidup. Faktanya, harga rumah di kota besar memang kian melambung, membuat banyak anak muda merasa mustahil untuk membeli hunian sendiri.

Namun dengan strategi finansial yang tepat, peluang itu tetap terbuka. Kuncinya ada pada perencanaan keuangan sejak dini, memilih lokasi yang masih berkembang namun prospektif, memanfaatkan kemudahan pembayaran yang tersedia, serta memanfaatkan program subsidi pemerintah untuk meringankan beban.

Kawasan mandiri di kota satelit atau pinggiran kota bisa jadi pilihan cerdas, harga lebih terjangkau, namun fasilitas dasar tetap lengkap. Selain itu disiplin mengalokasikan 20-40% pendapatan untuk tabungan rumah akan membuat target kepemilikan hunian semakin realistis.

Baca Juga: Hadirkan Hunian Terbaru, Fasilitas Summarecon Crown Gading Makin Lengkap

Menurut Senior Associate Director Colliers International Indonesia, Ferry Salanto, pembangunan kota mandiri muncul sebagai respons alami terhadap keterbatasan Jakarta.

“Secara alami kalau kita bicara tempat tinggal, Jakarta kan sudah tidak terjangkau, apalagi untuk mayoritas penduduk. Jadi, artinya ini memberikan suatu alternatif pilihan untuk tinggal di luar Jakarta,” ujarnya, kemarin, Rabu (1/10).

Ia menjelaskan, kota-kota mandiri yang kini berkembang di Bekasi, Tangerang, hingga Bogor tidak hanya menghadirkan perumahan, tetapi juga pusat komersial, pendidikan, hingga fasilitas kesehatan. Dengan dukungan infrastruktur transportasi seperti jalan tol dan kereta rel listrik (KRL), kawasan penyangga ini semakin terintegrasi dengan Jakarta.

[ad_2]