Arsip Tag: Jokowi

Di Sidang Kabinet 1 Tahun Pemerintahan, Prabowo Puji Teknik Jokowi Kendalikan Inflasi

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara dalam rangka 1 tahun pemerintahan sejak dilantik pada Oktober lalu. Foto/Felldy Utama

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian secara khusus kepada Presiden ke-7 Joko Widodo ( Jokowi ). Prabowo menyebut Jokowi memiliki kemampuan atau teknik dalam mengendalikan inflasi.

Mulanya, Prabowo menyampaikan bahwa banyak capaian-capaian positif terhadap ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Apalagi, hal itu diperparah dengan adanya konflik bersenjata di sejumlah belahan dunia.

“Hitungan terakhir, tadi malam ada 110 perang saat ini. 110 konflik bersenjata di seluruh dunia,” kata Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Baca juga: Prabowo ke Jajaran Menteri di Sidang Kabinet Setahun Pemerintahan: Terima Kasih Saudara Kerja Keras dan Disiplin

[ad_2]

Roy Suryo Sebut UGM Bakal Nyatakan Penyesalan Sebut Ijazah Jokowi Asli: Kami Tunggu Tanggal Mainnya

[ad_1]

loading…

Roy Suryo. Foto/Dok SindoNews

JAKARTARoy Suryo menyebut bahwa pihak Universitas Gadjah Mada (UGM) akan mengungkap penyesalannya lantaran telah menyatakan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo ( Jokowi ) merupakan ijazah asli. Hal ini dikatakan Roy setelah menerima salinan ijazah Jokowi saat mendaftar Pilkada Jakarta 2012 dan Pilpres 2014 dan 2019 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Saat tampil di program Rakyat Bersuara yang tayang di iNews, Selasa (14/10/2025) malam, Roy disinggung ihwal pernyataan pihak UGM yang telah menegaskan bahwa ijazah Jokowi asli.

“Kami tunggu saja tanggal mainnya. Dan kemudian tinggal tunggu saja kapan UGM menyatakan penyesalannya dan bersalah, itu aja,” kata Roy.

Baca Juga: Dapat Salinan Ijazah Jokowi, Roy Suryo: 99,9 Persen Palsu

Namun, Roy tak mengungkap lebih rinci kapan pernyataan pihak UGM yang diklaimnya akan disampaikan seusai pihaknya menerima salinan ijazah Jokowi dari KPU. Roy juga tak memberikan jawaban saat disinggung mengapa pihaknya justru tak menggugat UGM jika yakin ijazah tersebut palsu. “Nanti dulu, masak semuanya dikeluarin,” ujarnya.

[ad_2]

Sahabat Silfester Kritik Roy Suryo di Kasus Ijazah Jokowi: Dia Cuma Cari Panggung

[ad_1]

loading…

Sahabat Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina, Dian Murni menuding pakar telematika Roy Suryo dan kawan-kawan hanya mencari panggung di kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. Foto: Dok Sindonews

JAKARTA – Sahabat Ketua Umum Solidaritas Merah Putih (Solmet) Silfester Matutina, Dian Murni menuding pakar telematika Roy Suryo dan kawan-kawan hanya mencari panggung di kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Hal itu dia sampaikan saat menjadi narasumber program Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (14/10/2025).

Dia menyoroti Roy Suryo yang mengaku telah mendapatkan legalisir ijazah Jokowi dari KPU DKI Jakarta. Ijazah itu harus dibandingkan dengan yang asli. “Harus ada aslinya, tidak bisa saya bilang ini asli, harus kita buktikan dengan yang asli,” ujar Dian.

Baca juga: ANRI Tak Punya Arsip Ijazah Jokowi, Bonatua: Ada Konsekuensi Pidana

Apa yang disampaikan Roy Suryo adalah bohong. Menurut dia, selama ini Roy Suryo hanya mencari panggung di kasus tudingan ijazah palsu Jokowi. “Berbohong, berbohong. Roy Suryo Cs, mereka cari panggung,” ucapnya.

Dian juga menyoroti rekam jejak Roy Suryo sebagai orang yang berkontroversi. “Track record, kalau orang mencari kebenaran kan dia harus tahu dirinya benar dulu baru dia mencari kebenaran. Sedangkan dirinya saja nggak benar, gimana mau cari kebenaran. Saat dia jadi menteri kan dia bawa-bawa panci,” ujarnya.

Roy Suryo yang mendengar ucapan Dian Murni meradang. Perdebatan antarkeduanya terjadi. “Hei ngawur ini bohong, bohong kamu. Bohong besar kamu. Orang nggak ngerti putusan pengadilan kayak gini nih,” sindirnya.

(jon)

[ad_2]

Temui Prabowo di Kertanegara, Tanda Posisi Jokowi Kian Lemah

[ad_1]

loading…

Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok SindoNews

JAKARTA – Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) kembali menjadi sorotan setelah melangsungkan pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Sabtu (4/10/2025). Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menyebut pertemuan itu sebagai tanda perubahan peta politik.

Ray membaca perubahan suasana politik ini diawali dengan pertemuan Prabowo dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri. Menurutnya, Prabowo mulai menganggap Jokowi sebagai masa lalu.

“Makin menunjukkan kepada kita bahwa suasana politik memang berubah seperti yang sudah saya sinyalkan 6 bulan yang lalu ketika Pak Prabowo bertemu dengan Ibu Mega saya mengatakan saat itu, ini udah terbalik nih,” kata Ray dalam program Interupsi, Kamis (9/10/2025),

Ray menegaskan, “Pak Prabowo sudah mulai memperlihatkan masa depan politiknya bersama Ibu Mega, dengan Pak Jokowi itu adalah masa lalu.”

Ray menyoroti adanya fenomena terbalik antara pertemuan Jokowi dengan Prabowo. Sebab, pada masa Pilpres 2024, Prabowo kerap mengunjungi Jokowi, kini berbalik Jokowi yang mengunjungi Prabowo.

[ad_2]

Politikus PDIP Nggak Yakin Jokowi Bahas Permasalahan Bangsa saat Bertemu Prabowo di Kertanegara

[ad_1]

loading…

Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi). Foto/Istimewa

JAKARTA – Politikus PDIP Ferdinand Hutahaean menganggap pertemuan mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) dengan presiden Prabowo Subianto di Kertanegara, Jakarta lebih membicarakan kepentingan politik kelompok. Dia ragu pertemuan itu disebut membicarakan soal bangsa.

“Karena kalau kita mengikuti sejarah Pak Jokowi setelah pascamenjabat sebagai presiden dan sekarang tidak lagi, saya belum menemukan statement-statement Pak Jokowi itu yang terkait dengan urusan-urusan kebangsaan,” ucap Ferdinand dalam program Interupsi, Kamis (9/10/2025).

Menurutnya, setelah tak lagi menjabat lagi sebagai kepala negara, Jokowi lebih banyak berkomentar tentang urusan pribadinya ataupun yang menyangkut anaknya yaitu Wakil Presiden Gibran Rakabuming dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.

Baca Juga: Projo Sangkal Narasi Pertemuan Prabowo-Jokowi Bahas Keluarga: Emang Ini Sinetron?

Dengan rekam jejak mantan wali kota Solo yang telah ia jelaskan itu, Ferdinand lebih percaya bahwa Jokowi membawa pesan khusus dan langsung disampaikan kepada Prabowo dalam pertemuan tersebut.

“Saya meyakini Pak Jokowi tentu membawa pesan-pesan khusus baik dari dirinya atau dari orang-orang lain yang menitipkan pesan kepada Jokowi” ucap Ferdinand.

Atau, kata dia, Jokowi tengah menagih janji politik kepada Prabowo Subianto. “Saya melihat ini adalah Jokowi menagih janji. Karena mungkin Pak Jokowi melihat, kalau kita melihat gesture Pak Prabowo terhadap Gibran kan memang kita bisa menyaksikan di media sosial bagaimana Pak Prabowo seperti berkali-kali melihat Gibran itu seolah-olah tidak ada di sebelahnya,” ucapnya.

[ad_2]

Ferdinand Hutahaean Lihat Ada Ketakutan dari Jokowi Tentang Nasib Politik Gibran

[ad_1]

loading…

Wapres Gibran Rakabuming Raka. Foto/Instagram Gibran Rakabuming Raka

JAKARTA – Politikus PDIP Ferdinand Hutahaean menyoroti perintah Mantan Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) kepada para relawan agar mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming selama dua periode. Ferdinand menilai seruan dukungan itu menunjukkan ketakutan Jokowi tentang nasib politik Gibran.

Atas dasar itu, ia menilai, Jokowi ingin menyelamatkan karier politik Gibran dengan melontarkan seruan dukungan dua periode. “Ini justru kita melihatnya bahwa ada ketakutan, keresahan dan kegelisahan dari Jokowi sendiri tentang nasib politik Gibran. Itu kita tangkap,” ucap Ferdinand dalam program Interupsi di iNews, Kamis (2/10/2025).

“Sehingga, Jokowi ingin menyelamatkan sedini mungkin perahu dari kekuasaan Gibran. Harus ditempelkan tetap ke Prabowo. Sebab, apabila tidak, maka Gibran karier politiknya akan berakhir dan itu ditakutkan oleh Jokowi,” tambahnya.

Ferdinand Hutahaean Lihat Ada Ketakutan dari Jokowi Tentang Nasib Politik Gibran

Baca juga: Jokowi Kasih Arahan ke Pengurus PSI, Sudah Resmi Jadi Ketua Dewan Pembina?

[ad_2]

Datangi KPU, Bonatua Silalahi dan Roy Suryo Dapatkan Salinan Ijazah Jokowi

[ad_1]

loading…

Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi berhasil mengantongi salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang telah dilegalisasi. Foto/Muhammad Refi Sandi

JAKARTA – Pengamat kebijakan publik Bonatua Silalahi bersama pakar telematika Roy Suryo berhasil mengantongi salinan ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo ( Jokowi ) yang telah dilegalisasi. Salinan itu didapatkan seusai mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum ( KPU ), Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/10/2025) siang.

Bonatua memperlihatkan salinan ijazah Jokowi dengan keterangan telah lulus dari Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 November 1985.

“Mereka jawab melalui email diminta datang hari ini untuk memenuhi panggilan mereka dan diberikan ijazah yang saya minta,” kata Bonatua.

Baca Juga: Penggugat CLS Ijazah Jokowi Tak Puas dengan Pernyataan UGM

Bonatua menyebut bahwa salinan ijazah yang telah dilegalisasi diserahkan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) KPU Pusat. Ia menyebut kehadiran Roy Suryo sengaja diajak karena kemenangan bersama rakyat setelah mendapat salinan ijazah Jokowi.

[ad_2]