Arsip Tag: Peduli

BRI Peduli Dorong Penerapan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan

[ad_1]

loading…

BRI terus menegaskan perannya dalam ekosistem keuangan berkelanjutan. FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus menegaskan perannya dalam ekosistem keuangan berkelanjutan melalui partisipasi dalam Indonesia International Sustainability Forum (ISF) 2025, yang diselenggarakan pada 111 Oktober 2025 lalu di Jakarta International Convention Center (JICC).

Partisipasi BRI dalam forum ini menjadi wujud nyata komitmen Perseroan dalam menerapkan prinsip keberlanjutan secara menyeluruh, baik di tingkat operasional bisnis maupun sosial kemasyarakatan. Melalui pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dikemas dalam payung BRI Peduli, perusahaan terus memperluas kontribusi positif terhadap aspek sosial, ekonomi dan lingkungan.

Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa pelaksanaan TJSL BRI dilakukan secara terarah dan terukur untuk memastikan setiap program memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Fokus pelaksanaan TJSL BRI diarahkan pada pemberdayaan masyarakat agar memiliki daya saing dan kemandirian ekonomi, sekaligus mendorong terciptanya pertumbuhan yang inklusif dan berwawasan lingkungan.

“BRI memastikan pelaksanaan TJSL dijalankan secara konsisten dan memberikan dampak nyata, sejalan dengan prioritas pembangunan nasional serta komitmen Perseroan dalam menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Dhanny dalam keterangan tertulis, Rabu (22/10).

Baca Juga: Kisah Insipiratif UMKM Binaan BRI, Mengenalkan Batik Khas Tangerang Hingga Perluas Pasar ke Luar Negeri

Sebagaimana diketahui, sejak diperkenalkan pada tahun 2013, BRI Peduli telah menjadi kanal utama implementasi TJSL Perusahaan yang berlandaskan prinsip Creating Shared Value (CSV) serta konsep 3P, Pro People, Pro Planet, dan Pro Profit. Pendekatan ini memastikan setiap aktivitas keberlanjutan membawa manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan ekonomi nasional.

Dalam pelaksanaannya, BRI Peduli menempatkan keberlanjutan sebagai gerakan kolektif lintas sektor. Di bidang sosial, BRI berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai inisiatif seperti Cegah Stunting Itu Penting, Ini Sekolahku, dan Fellowship Journalism yang memperluas akses pendidikan serta literasi publik, serta melalui program beasiswa seperti Creation Scholarship yang telah menjangkau ratusan pelajar berprestasi di seluruh Indonesia.

[ad_2]

Kolaborasi MNC Peduli dan MNC Tourism Luncurkan Desa EMAS di KEK Lido City

[ad_1]

loading…

MNC Peduli dan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) resmi meluncurkan program Desa EMAS (Ekonomi Maju dan Sejahtera) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City. Foto/Dok

BOGORMNC Peduli dan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG) resmi meluncurkan program Desa EMAS (Ekonomi Maju dan Sejahtera) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (27/9/2025). Inisiatif ini hadir bekerja sama dengan Yayasan Indonesia Setara serta INOTEK Foundation.

Program Desa EMAS ditujukan untuk memperkuat kinerja UMKM berbasis potensi lokal dengan pembekalan mulai dari peningkatan kualitas produk hingga strategi pemasaran. Sebanyak 36 pelaku usaha dari 15 desa di wilayah Bogor dan Sukabumi ambil bagian sebagai peserta.

Ketua Umum MNC Peduli, Angela Tanoesoedibjo menekankan, pentingnya dukungan terhadap UMKM agar dapat naik kelas di berbagai bidang. Baca Juga: Sandiaga Uno: Program Desa Emas Indramayu Buka Lapangan Kerja

“Tantangannya cukup klasik, mulai dari permodalan hingga pengembangan produk. Kehadiran kita di sini mempermudah, tidak hanya membantu upscaling dari segi packaging, tapi juga dari sisi promosi. Akses pemasaran, baik online maupun offline, sangat penting,” ujarnya.

Angela menambahkan, keterlibatan MNC Peduli bukan hanya sebagai fasilitator kegiatan sosial, tapi juga sebagai bagian dari ekosistem media yang dapat mendukung branding produk UMKM. “Mudah-mudahan dengan adanya program ini cukup meringankan dan membantu para pelaku UMKM, supaya mereka bisa berkembang,” jelasnya.

Sementara itu Founder Yayasan Indonesia Setara, Sandiaga Uno menilai Desa EMAS hadir tepat waktu sebagai dorongan baru bagi UMKM di tengah situasi ekonomi penuh tantangan.

“Desa EMAS ini menyentuh UMKM dari berbagai bidang, mulai dari pertanian, peternakan, perikanan, kuliner, fashion, hingga kerajinan. Setelah mendapat pelatihan, mereka bisa meningkatkan penjualan,” katanya.

[ad_2]

Peduli Penyandang Disabilitas, Partai Perindo Sumba Barat Daya Dorong Kesetaraan Jadi Prioritas

[ad_1]

loading…

Jajaran DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya menyapa kelompok disabilitas Lede Mopir (Jembatan Kehidupan) yang selama ini aktif memperjuangkan hak-hak kaum difabel.

SUMBA BARAT DAYAPartai Perindo kembali mempertegas kepeduliannya melalui program Perindo Peduli di Desa Bondo Kodi, Kecamatan Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Jajaran DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya menyapa kelompok disabilitas Lede Mopir (Jembatan Kehidupan) yang selama ini aktif memperjuangkan hak-hak kaum difabel.

Acara yang dihadiri masyarakat, tokoh desa, dan pengurus DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya itu berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan. Bertempat di Kelompok Self Help Group (SHG), sejumlah warga menyampaikan apresiasi, karena baru kali ini ada partai politik yang hadir langsung menjangkau kaum disabilitas di desa tersebut.

Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya Yusuf Bora menegaskan bahwa langkah ini menjadi wujud nyata semangat gotong royong yang diusung partai. Ia menekankan pentingnya memberi ruang setara bagi penyandang disabilitas di bidang pendidikan, kesehatan, hingga kewirausahaan.

Baca Juga: Lahirkan Pemimpin Berintegritas dan Berkapasitas, Angela Tanoesoedibjo: Partai Perindo Terus Perjuangkan Pemerataan Ekonomi, Kesejahteraan, dan Persatuan

“Kaum difabel harus dirangkul dalam setiap proses pembangunan. Kami hadir bukan sekadar memberi bantuan, tetapi berjalan bersama, saling menguatkan, dan memastikan hak mereka diperjuangkan,” ujar Yusuf Bora yang juga Wakil Ketua DPRD Sumba Barat Daya dan Koordinator Komisi 2.

[ad_2]

BRI Peduli Tingkatkan Mutu Pupuk Kompos, Solusi Sampah di Bali

[ad_1]

loading…

BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ melakukan Pelatihan Diversifikasi dan Penguatan Mutu Produk Pupuk Kompos di TPS3R Pudak Mesari, Badung, Bali, Sabtu (30/8/2025). Foto/BRI

BADUNG – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus berupaya mengatasi persoalan sampah di berbagai wilayah Indonesia lewat program nyata. Melalui BRI Peduli sebagai payung Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), komitmen tersebut diwujudkan dalam program “Yok Kita Gas” untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kali ini, kegiatan BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ melakukan Pelatihan Diversifikasi dan Penguatan Mutu Produk Pupuk Kompos yang berlangsung di Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) Pudak Mesari, Badung, Bali, Sabtu (30/8/2025). TPS3R merupakan tempat pengolahan sampah yang menerapkan prinsip Reduce (Mengurangi), Reuse (Menggunakan Kembali) dan Recycle (Mendaur Ulang) sampah pada skala komunal atau kawasan.

Baca juga: BRI Peduli Ini Sekolahku, Bentuk Dukungan BRI untuk Membangun SDM Berkualitas

Dalam kegiatan ini, BRI Peduli menghadirkan para pemateri atau narasumber dari Petani Muda Keren dengan peserta yang terdiri dari seluruh pengurus dan anggota TPS3R Pudak Mesari yang memiliki peranan penting dalam sistem kelola sampah.

Corporate Secretary BRI Dhanny mengungkapkan Pelatihan Diversifikasi dan Penguatan Mutu Produk Pupuk Kompos bertujuan memperkuat kapasitas pengurus inti, operator, dan penyuluh TPS3R Pudak Mesari dalam mengelola sampah organik menjadi produk pupuk kompos yang memiliki nilai tambah.

Dengan fokus pada diversifikasi produk, pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kualitas pupuk, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi melalui peningkatan nilai jual produk kompos. Selain itu, kegiatan ini juga berfokus pada perubahan perilaku dalam pengelolaan sampah, serta mendorong kolaborasi antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan berkelanjutan.

[ad_2]

CSR Edukatif Gelaran MNC Tourism dan MNC Peduli Diharapkan Berlanjut

[ad_1]

loading…

Peserta Grand Final CSR Edukatif bertajuk Pelajar Cerdas, Konten Berkualitas yang digelar MNC Tourisme dan MNC Peduli di Lido Lake Resort, Bogor, Jawa Barat. Foto/Ari Sandita

BOGOR – Juara 1 Grand Final CSR Edukatif bertajuk Pelajar Cerdas, Konten Berkualitas yang digelar MNC Tourism dan MNC Peduli di Lido Lake Resort, Bogor, Jawa Barat, sangat senang dengan kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa berlanjut.

“Keren. Soalnya kegiatan ini pertama dan pastinya kita ada di era digital,” ujar perwakilan Tim SMAN 1 Caringin, Kristian Rivaldo Cipayung, Rabu (17/9/2025).

Menurutnya, dalam membuat konten video, dia bersama teman-temannya memang memiliki kesulitan karena mereka memilih lokasi spot yang strategis, yakni di area pegunungan. Alhasil, mereka mengalami kesulitan akses kendaraan sehingga untuk mencapainya dan kembali pulang membutuhkan waktu yang tak sedikit. “Apalagi kita harus naik ke atas, ke gunung ya. Kita juga pulangnya malam,” ujarnya.

Namun, kata dia, melalui kegiatan tersebut, dia bisa mendapatkan banyak manfaat, termasuk mengasah skill dalam membuat video hingga mengasah kreativitasnya sebagai siswa. Dalam era digital saat ini, pembuatan video juga menjadi salah satu pengetahuan yang penting untuk dimiliki.

Baca Juga: Grand Final CSR Edukatif, MNC Tourism dan MNC Peduli Ingin Pelajar Lebih Kreatif

“Adanya kegiatan ini kita bisa mengasah skill kita dalam membuat video promosi, terus dalam meningkatkan entitas kita di social media, dan juga bisa meningkatkan public speaking di depan juga dan bisa mengasah kreativitas kita sebagai siswa,” jelasnya.

Dia pun tak menyangka perwakilan dari SMAN 1 Caringin bisa mendapatkan juara 1 dalam kegiatan tersebut. “Perasaannya happy, tapi yang lebih itu tidak expect, karena dari yang kita lihat dari tim-tim lain itu mungkin kita merasa lebih bagus mereka begitu. Harapannya dari kami semoga kegiatan ini tetap berlanjut dan berkembang serta bisa cakupannya lebih luas lagi,” katanya.

[ad_2]