Arsip Tag: Prabowo

Prabowo Hadiri Pemusnahan Barbuk Narkoba Senilai Rp29 Triliun, Kapolri: Kami Termotivasi

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto menghadiri pemusnahan barang bukti (barbuk) narkoba sebanyak 214,84 ton di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Foto/Riyan Rizki Roshali

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menghadiri pemusnahan barang bukti (barbuk) narkoba sebanyak 214,84 ton di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025). Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menceritakan bahwa kehadiran Presiden Prabowo dalam kegiatan ini di luar ekspektasi jajarannya.

“Jujur, Pak, kehadiran Bapak hari ini sebenernya di luar ekspektasi kami. Karena beberapa waktu yang lalu kami laporkan ke Bapak Presiden di Bandara Halim,” kata Jenderal Sigit dalam sambutannya.

Saat itu, kata Jenderal Sigit, Presiden mengatakan berkenan hadir untuk memimpin langsung pemusnahan barang bukti narkotika. “Saat itu, Bapak langsung berkenan langsung memimpin memusnahkan. Bahkan beliau menyampaikan kalau ada pabrik atau penangkapan besar beliau akan langsung hadir. Ini membuat seluruh anggota kami menjadi termotivasi,” ujarnya.

Baca Juga: Prabowo Hadiri Pemusnahan Narkoba 214,8 Ton di Mabes Polri

Presiden Prabowo tiba pukul 13.15 WIB di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan. Presiden turut didampingi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

[ad_2]

Pemerintahan Prabowo Lakukan Penataan Mendasar, Golkar Siap Terdepan Mendukung

[ad_1]

loading…

Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. Foto/Istimewa

JAKARTA – Langkah-langkah yang ditempuh Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan amanah rakyat menunjukkan arah penataan yang sistematis dan berlandaskan falsafah serta ideologi bangsa. Kebijakan pemerintah saat ini bukan sekadar administrasi teknis, tetapi merupakan bagian dari pembaruan mendasar terhadap sistem pengelolaan negara.

Hal tersebut menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar Idrus Marham. “Langkah Presiden Prabowo sangat jelas. Beliau melakukan penataan menyeluruh berdasarkan nilai-nilai falsafah dan ideologi bangsa asas kekeluargaan, gotong royong, nasionalisme, dan keadilan sosial,” kata Idrus di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Menuru dia, langkah awal pemerintah adalah memantapkan kembali nilai dasar pembangunan nasional agar sejalan dengan empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Selanjutnya, pemerintah melakukan evaluasi serta pembongkaran terhadap praktik lama yang tidak mencerminkan nilai ideologis bangsa dan kerap hanya menguntungkan kelompok tertentu.

Baca juga: Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar

“Pak Prabowo tegas. Beliau tidak ragu membongkar sistem lama yang tidak berpihak kepada rakyat. Termasuk di sektor energi dan sumber daya alam, di mana banyak kebijakan selama ini tidak sesuai dengan kepentingan rakyat banyak,” tuturnya.

[ad_2]

Setahun Politik Luar Negeri Prabowo

[ad_1]

loading…

Eko Ernada, Dosen Hubungan Internasional Universitas Jember. Foto/Dok.SindoNews

Eko Ernada
Dosen Hubungan Internasional Universitas Jember

SETAHUN sudah Presiden Prabowo Subianto menakhodai politik luar negeri Indonesia. Dalam waktu singkat, ia menampilkan gaya diplomasi yang gesit dan simbolik: berkunjung ke Beijing, Riyadh, New Delhi, hingga Moskow. Ia membawa pesan baru—Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berani bersuara dalam percaturan global.

Masuknya Indonesia ke BRICS menjadi simbol ambisi itu: upaya menghidupkan kembali semangat Bandung 1955 di tengah dunia yang kini multipolar dan digital. Dalam berbagai forum internasional, Prabowo menekankan pentingnya kemandirian ekonomi, ketahanan pangan, dan pertahanan nasional.

Pidatonya di Sidang Umum PBB tentang Palestina mempertegas posisi moral Indonesia: menentang kekerasan dan menegaskan hak rakyat Palestina atas kemerdekaan. Ketika Donald Trump menyapanya di KTT Perdamaian Gaza sebagai “a tough man with vision,” dunia melihat citra pemimpin kuat yang ingin menegaskan eksistensi Indonesia dalam politik global.

Namun di balik narasi kedaulatan itu, tersimpan ketegangan filosofis antara dua paradigma besar: realisme dan konstruktivisme. Dengan latar militer, Prabowo cenderung memandang dunia melalui kacamata realisme klasik—anarki internasional yang menuntut kekuatan sebagai jaminan eksistensi. Dalam pandangan ini, kedaulatan identik dengan survival: kemampuan bertahan di dunia yang keras dan penuh ancaman.

Tetapi politik luar negeri Indonesia sejak lama dibentuk juga oleh lapisan lain—konstruktivisme moral Sukarnois—yang melihat diplomasi sebagai perjuangan kemanusiaan. Sukarno memandang tatanan internasional bukan sekadar arena perebutan kekuasaan, melainkan panggung untuk memperjuangkan keadilan global. Dari sini lahir Konferensi Asia-Afrika 1955 dan Gerakan Non-Blok. Dalam tradisi ini, kedaulatan bukan sekadar batas teritorial, tetapi keberanian berpikir dan bertindak bebas di tengah tekanan kekuatan besar.

[ad_2]

Kopdes Merah Putih Wujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto

[ad_1]

loading…

Kopdes Merah Putih ini menjadi salah satu upaya pemerintahan Presiden Prabowo dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Foto/Dok

JAKARTA – Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditandai dengan capaian dalam pemberdayaan ekonomi rakyat. Salah satu tonggak utamanya adalah keberhasilan membentuk 80.081 Koperasi Desa atau Kopdes Merah Putih di seluruh Indonesia.

Ini sebuah langkah konkret untuk mewujudkan Asta Cita , terutama poin keenam: membangun dari desa dan dari bawah demi pemerataan ekonomi serta pengentasan kemiskinan.Menteri Koperasi dan UKM, Ferry Juliantono menegaskan, bahwa Kopdes Merah Putih bukan sekadar program ekonomi biasa, melainkan gerakan nasional untuk mengembalikan koperasi sebagai soko guru ekonomi rakyat.

Koperasi Desa Merah Putih adalah gerakan negara, bukan hanya program pemerintah biasa. Ini adalah upaya menyelamatkan ekonomi rakyat dengan mengembalikan koperasi pada fungsi aslinya sebagai soko guru ekonomi rakyat,” ujarnya dalam sebuah dialog belum lama ini.

Baca Juga: Kompensasi Pengalihan Sebagian TKD, Pendanaan Kopdes Merah Putih Capai Rp16 Triliun

Diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 21 Juli 2025 di Klaten, Jawa Tengah, program Kopdes Merah Putih kini telah mencapai seluruh target tahun pertamanya.Sebanyak 80.081 koperasi telah memiliki legalitas penuh dan lebih dari 65% di antaranya telah memasuki fase operasional aktif di berbagai sektor, mulai dari distribusi kebutuhan pokok, pengelolaan hasil pertanian, hingga layanan kesehatan desa.

Sebagian besar koperasi telah membuka gerai desa dan gudang distribusi, berfungsi sebagai penyalur bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, pupuk bersubsidi, serta LPG 3 kilogram. Selain itu 20.000 koperasi kini juga berperan sebagai offtaker hasil produksi petani dan nelayan, memasarkan produk pertanian dan perikanan ke pasar regional dan nasional.

Ferry menjelaskan, bahwa Kopdes Merah Putih ini menjadi salah satu upaya pemerintahan Presiden Prabowo dalam meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Tak hanya itu, dia meyakini Kopdes Merah Putih yang telah beroperasi ini bisa menjadi pelopor yang mampu mengangkat derajat perekonomian desa.

“Negara yang merdeka adalah negara yang bisa memberi makan rakyatnya, bangsa yang merdeka adalah yang bisa menjamin kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya,” ujar Ferry.

Lebih lanjut Ferry menjelaskan, bahwa setiap koperasi desa mendapatkan plafon modal sebesar Rp3 miliar. Dari jumlah tersebut, sebagian akan digunakan membangun gudang, gerai, dan sarana pendukung yang akan menjadi aset milik desa dan dikelola koperasi.

“Total modal yang dialokasikan mencapai Rp240 triliun. Ini bukan pengeluaran yang tidak menghasilkan, melainkan investasi yang akan menciptakan perputaran ekonomi di tingkat desa,” jelas dia.

[ad_2]

Setahun Pemerintahan Prabowo Dipuji, Program Strategisnya Dianggap Terukur

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara pada Senin (20/10/2025) hari ini tepat 1 tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sejak dilantik tahun lalu. Foto/BPMI

JAKARTA – Kinerja setahun Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dipuji Rektor Universitas Quality Medan Dedi Holden Simbolon. Menurut Dedi, kinerja setahun Pemerintahan Prabowo tegas, terukur, dan berpihak pada rakyat.

Menurut dia, arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo menunjukkan komitmen kuat untuk membangun bangsa yang maju dan bermartabat.

“Ketegasan Presiden Prabowo dalam memastikan kebijakan program strategis berjalan sangat terlihat di tengah berbagai pro dan kontra. Itu bukti komitmen beliau memastikan arah kemajuan bangsa ke depan tidak boleh menyimpang,” ujar Dedi dalam keterangannya, Selasa (21/10/2025).

Setahun Pemerintahan Prabowo Dipuji, Program Strategisnya Dianggap Terukur

Baca juga: Setahun Kepemimpinan, Prabowo Jadikan Pertahanan sebagai Instrumen Diplomasi

Dia menilai fokus Presiden Prabowo terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan nasional menjadi fondasi penting dalam membentuk SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045. “Kedua sektor itu kini semakin mendapat perhatian serius dan diarahkan secara terukur untuk menghasilkan bangsa yang berdaya saing,” tuturnya.

[ad_2]

Prabowo Ingatkan Aparat Jangan Kriminalisasi, Kejagung Pastikan Hukum Tajam ke Atas dan Humanis ke Bawah

[ad_1]

loading…

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Anang Supriatna. Foto/Dok SindoNews/Jonathan Simanjuntak

JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang mengingatkan jajaran aparat penegak hukum untuk tidak melakukan kriminalisasi terhadap rakyat kecil. Adapun pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri penyerahan barang bukti sitaan Rp13 triliun dalam perkara tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya di Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Senin (20/10/2025).

“Kemarin dalam sambutan itu, saat penyaksian serah terima uang pengganti kerugian negara, beliau (Presiden Prabowo) menyatakan seperti itu dan memang ini bagi kita supaya berhati-hati kejaksaan,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna kepada wartawan, Selasa (21/10/2025).

Menurutnya, pernyataan itu menjadi pengingat bagi Kejaksaan untuk selalu berhati-hati dalam menangani suatu kasus. Sebab, diakuinya dahulu memang ada perkara, khususnya tindak pidana kecil, pidana umum yang sempat ramai.

Baca juga: Prabowo Ingatkan Kejagung-Polri soal Kriminalisasi: Jangan Cari Perkara ke Orang Kecil, Itu Zalim

[ad_2]

Di Sidang Kabinet 1 Tahun Pemerintahan, Prabowo Puji Teknik Jokowi Kendalikan Inflasi

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara dalam rangka 1 tahun pemerintahan sejak dilantik pada Oktober lalu. Foto/Felldy Utama

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto memberikan pujian secara khusus kepada Presiden ke-7 Joko Widodo ( Jokowi ). Prabowo menyebut Jokowi memiliki kemampuan atau teknik dalam mengendalikan inflasi.

Mulanya, Prabowo menyampaikan bahwa banyak capaian-capaian positif terhadap ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global. Apalagi, hal itu diperparah dengan adanya konflik bersenjata di sejumlah belahan dunia.

“Hitungan terakhir, tadi malam ada 110 perang saat ini. 110 konflik bersenjata di seluruh dunia,” kata Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/10/2025).

Baca juga: Prabowo ke Jajaran Menteri di Sidang Kabinet Setahun Pemerintahan: Terima Kasih Saudara Kerja Keras dan Disiplin

[ad_2]

Tarif Trump Sebagai Wake-up Call, Prabowo Singgung Soal BRICS dan OECD

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto menyebut kebijakan tarif yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai sebuah wake-up call atau peringatan bagi Indonesia. Foto/Dok

JAKARTAPresiden Prabowo Subianto menyebut kebijakan tarif yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sebagai sebuah “wake-up call” atau peringatan bagi Indonesia untuk tidak terlalu bergantung pada satu pasar ekspor.Menurut Prabowo, kebijakan tarif Trump tersebut menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperluas kerja sama ekonomi ke berbagai negara dan blok perdagangan internasional.

Hal itu diungkapkan Prabowo pada sesi puncak Forbes Global CEO Conference 2025 bersama Chairman and Editor in Chief Forbes, Malcolm Stevenson Jr (Steve Forbes) di Hotel St Regis, Jakarta, Rabu (15/10/2025) malam.

“Bagi kami, ini adalah sebuah wake-up call, jadi saya katakan kepada tim saya dan saya akan bicara dengan para pebisnis, kita harus lebih efisien, kita harus lebih berani, kita harus lebih tidak selalu bergantung pada pasar yang mudah, oh Amerika Serikat, Amerika Serikat,” kata Prabowo.

Baca Juga: Soal Data Pribadi RI Jadi Bahan Negosiasi Tarif Trump, Ini Respons Prabowo

Ia menegaskan, saat ini Indonesia telah memperkuat kemitraan melalui sejumlah perjanjian ekonomi seperti Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA), Indonesia-Canada CEPA (ICA-CEPA), dan tengah dalam proses menjadi anggota Organization for Economic Cooperation and Development (OECD).

Selain itu, Indonesia juga telah resmi bergabung dengan blok ekonomi BRICS (Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan). “Kami juga bergabung dengan OECD, kami telah meminta untuk bergabung, kami telah bergabung dengan BRICS , jadi kami yakin bahwa kami harus berada di semua pasar yang kami bisa,” ucap Prabowo.

Prabowo menekankan, sekalipun memperluas jangkauan global, pasar domestik tetap menjadi prioritas utama. Dengan jumlah penduduk hampir 300 juta jiwa, Ia menilai penguatan daya beli masyarakat akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

[ad_2]

Canda Prabowo Sering Bilang Lulusan Oxford-Harvard, Padahal Hanya ke Toko Bukunya

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kerap melontarkan candaan bahwa dirinya merupakan lulusan Universitas Oxford, Inggris, bahkan Harvard di Amerika Serikat. Foto/Binti Mufarida

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kerap melontarkan candaan bahwa dirinya merupakan lulusan Universitas Oxford, Inggris, bahkan Harvard di Amerika Serikat . Namun, dengan gaya khasnya, ia menegaskan bahwa “kuliah di Oxford-Harvard” yang dimaksud hanyalah sebatas berkunjung ke toko buku kampus ternama itu.

Cerita ini dibagikannya saat menjadi pembicara dalam acara Forbes Global CEO Conference di Jakarta, Rabu (15/10/2025) malam. Prabowo mengatakan, lelucon itu muncul karena dirinya memahami karakter para kolega dari dunia Anglo-Saxon yang sangat mengagumi universitas-universitas bergengsi seperti Oxford, Cambridge, Harvard, MIT, hingga Princeton.

“Bagi mereka, Anda tahu, orang-orang Persemakmuran Inggris sangat terkesan mendengar kata Oxford dan Cambridge. Dan bagi orang-orang yang berorientasi Amerika, sangat terkesan dengan Harvard, MIT, Princeton, Cornell, jadi saya mengerti itu,” kata Prabowo.

Baca Juga: Prabowo: Pendidikan yang Bagus Perlu Uang, Bukan dengan Omon-omon

Prabowo kemudian menuturkan pengalamannya ketika menghadiri acara ulang tahun Ratu Inggris di Jakarta. Saat itu, ia datang bersama seorang deputinya yang merupakan lulusan London School of Economics (LSE).

Menurutnya, para diplomat muda Inggris di acara tersebut lebih tertarik berbincang dengan deputinya dibanding dirinya. “Jadi di resepsi, semua diplomat muda Inggris mengelilinginya dan tidak menyapaku sama sekali,” kata Prabowo.

Untuk mendapat perhatian yang sama, Prabowo kemudian melontarkan candaan bahwa dirinya juga lulusan Oxford. Saat para diplomat mulai penasaran, ia menimpali dengan pengakuan lucu sebenarnya hanya ke toko bukunya.

[ad_2]

Prabowo Tiba di Jakarta usai Hadiri KTT Perdamaian Gaza

[ad_1]

loading…

Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai menghadiri KTT Perdamaian Gaza di Sharm El-Sheikh, Mesir. Pesawat Kepresidenan RI-1 mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025). Foto: Binti Mufarida

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza yang digelar di Sharm El-Sheikh, Mesir. Kehadiran Prabowo menegaskan posisi Indonesia yang konsisten mendukung perdamaian dan rekonstruksi Gaza.

Pesawat Kepresidenan RI-1 yang membawa Prabowo mendarat di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025).

Baca juga: Trump ke Prabowo di KTT Perdamaian Gaza: Luar Biasa, Kerja Bagus!

Setibanya di Halim, Prabowo disambut sejumlah pejabat negara di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Kemudian, Menteri Pemuda dan Olahraga sekaligus Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.

[ad_2]