loading…
Para petani di Kalimantan Tengah bersyukur program cetak sawah rakyat (CSR) yang berjalan saat ini memiliki dampak positif terhadap roda ekonomi sekaligus kesejahteraan petani. Foto: Ist
Himbarni (46), Ketua Kelompok Tani Penyang Karohey, Kecamatan Dadahup, Kabupaten Kapuas mengatakan, manfaat CSR sangat dirasakan terutama pada hitung-hitungan bagi hasil yang jauh lebih besar dibanding garapan lahan sebelumnya.
Baca juga: Kementan: Program Cetak Sawah Rakyat di Kalteng Terus Berjalan
Program cetak sawah telah membawa perubahan besar khususnya pada hasil panen dan keuntungan secara keseluruhan. Sebagai contoh, indeks pertanaman 1 kali kini bertambah menjadi 2 kali dalam setahun.
“Bahkan saat ini sedang berupaya menjadi 3 kali dalam setahun. Ini bukti nyata di mana lahan tidur bisa diolah menjadi lumbung ekonomi bagi kami,” ujar Himbarni, Minggu, 28 September 2025.
Menurut dia, pemerintah bukan sekadar menyediakan lahan namun lebih dari itu juga melakukan pendampingan hingga memberikan berbagai bantuan. Di antara yang paling bermanfaat adalah penggunaan mekanisasi alsintan dan bantuan benih maupun pupuk.
Senada dengan Himbarni, Mansyah (41), petani asal Kelurahan Bereng, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau mengatakan, program CSR merupakan program yang selama ini diharapkan masyarakat.