loading…
Pakar geopolitik dan keamanan nasional, Wibawanto Nugroho menyampaikan pentingnya membangun daya tangkal asimetris untuk pertahanan nasional di kancah dunia. Foto/Danandaya Aria Putra
Pakar geopolitik dan keamanan nasional, Wibawanto Nugroho menyampaikan pentingnya membangun daya tangkal asimetris untuk pertahanan nasional. Ini sebagai langkah Indonesia bersaing di kancah dunia.
Wibawanto mengatakan, dasar pertahanan paling utama yakni dibangun melalui kekuatan militer konvensional. Contohnya seperti kemampuan perang prajurit.
Baca juga: Optimasi Industri Pertahanan Nasional Indonesia
“Ya pertahanan nasional ya Indonesia membangun kemampuan konvensionalnya itu yang pasti. Ya yang itu nggak boleh ketinggalan,” kata Wibawanto kepada wartawan di Jakarta, Rabu (8/10/2025).